semestinya KITA semestinya

jauh disana tak kulihat lentera, sekonyong konyong lentera tak lagi bersua

Membuta dan hitam pekat

Akupun tak ingin bergegas ….. lebih baik bergeliat malas saja menemani malam

jari jemari dan lembut sapa,  sesungguhnya …. "ada di sini dan hidup"

Dia bisa memenuhi ruangan, kesah dan keluhku begitu rupa!"

Dia bisa meraba disekujur waktu dan mengenangi kebebasan hidupKU

Sejujurnya  jiwa ini beranjak tak berasa dan KITA tenggelam jauh di palung waktu

Atau baiknya aku berteriak lebih keras! Ku ingin akhiri …….

SEmua kepalsuan ini ……. Reda …. reda reda ….dan reda

Adi Kriting

sebuah nama yang UNFORGOTTEN
takkan terlupakan dalam benakku menghajar selangkangan hidup ini
SALUT!

tentang kapitalisme, sosialime, koran sastra, sastra pembebasan
karl mark, dinamika LSM, komunisme, journalistika dan perihal hidup lainnya
aku harus banyak mendengar dari engkau punya KICAU
heh hentikan itu semua, pekerjaanmu siang malam hanya meracau saja!
walau kadang aku muak, karena kamu selalu saja mengulang perihal yang sama terus menerus

pernah aku berdebat sama kamu hingga pagi hari …. ingat
pernah kita hanya duduk saja bersama di kafe untuk membaca buku sastra
dan sesekali kita berbicara tentang morat-maritnya sastra indonesia
apa saja pernah kita debatkan hingga gender, TUHAN , Islam, Agama, Jesus,
pendidikan, lembaga kemahasiswaan, hingga cewek cantik kamar sebelah

satu hal :
kamu tidak pernah takut dikucilkan oleh karena kebenaran
karena lebih baik begitu bukan?

tapi SU! kowe ora mendem wae! leren pora!
stress dan beban memang harus kamu panggul untuk menjadi seorang jurnalis
angkat 4 jempol buat kamu, teruslah berjuang hingga tetes darah penghabisan
di ! penjarakan semua  bangsat  dan keparat!
bebaskan kebenaran dari intimidasi, dan kekerasan!
hancurkan pembungkaman perjuangkan demokrasi   

kini sulit sekali  aku  menghubungimu
dimana aku bisa mencarimu
lembar demi -lembar HTML tak kutemukan juga

mungkin kafe atas …….
kita boleh bertemu di sana

pernah aku melihatmu begitu berat dengan keinginanmu
menulis bibliografi wiji tukul, waktu itu pukul 02.00 dini hari
kau datang di sebuah lorong tempat keluarga kecil kita besarkan
dan kau banyak bercerita tentangnya

heh …..
TEGAKKAN KEPALAMU ANAK MUDA!

Aku dan UKSW salatiga

piring, gelas kotor menumpuk … tinggi
tadi pagi ada syukuran agak gedhean ….
sudah satu jam aku mencuci, hingga tak terasa

seseorang dibelakangku mengejutkanku, …..
abis lulusan mau kuliah dimana? 
kalo ndak UGM ya ITS kataku!
ndak usah UKSW saja bagus kok!
itu tadi kakakku mbak manik ….

bapakku juga memaksa aku masuk saja ke sana ….
dongeng cerita, UKSW adalah sosial demokratik
tapi memang benar but itu UKSW dulu bukan lagi sekarang
sekarang semuanya serba uang dan uang, tersisa sedikit
POWERNYA lempe-lempe
dominasi KAPITALISME pendidikan
sekaligus komesialisasi pendidikan

walau begitu ,
UKSW adalah pelarianku dari keterbelegunya diriku atas nama kebebasan
UKSW adalah pembebasan buatku, artinya aku bisa berbuat semau gue
UKSW memberiku wahana tempat gue berkiprah,
baik dan buruk bagiku banyak memberiku pengalaman berarti
aku mengenalnya sungguh hingga ke akar-akarnya
hingga masuk di lorong-lorong dalam perjuangan

bukan hanya bangku kuliah, perpustakaan, kafe, biro registrasi,  kost
tetapi lebih jauh lagi dari itu, UKSW adalah rumahku,
75% dari hidupku di Salatiga ada di sana, di kampus UKSW
dari pagi hingga menjelang tengah malam
dari pagi hingga menjelang pagi lagi

untuk apa?
jawabku CINTA …..
cinta membuatku memberi lebih banyak
bahkan seluruhnya ……….
gila memang ….. dan bisa dibilang kelewatan
tapi itu tak sia-sia ……
gua jadi ngerti apa arti pengorbanan yang sesungguhnya
buat apa?
tentu bukan buat aku sendiri

kini …
UKSW tak lagi turun ke jalan ….
tak lagi peduli ………
membutakan diri  dari  masyarakat
tak kudengar lagi suara mu

bagiku …
tak lebih dari sekedar
PABRIK pengHASIL sarjana SALE IJAZAH
disana proses manufaktur berjalan, perputaran modal mencari keuntungan untuk selamat
pencipta status masyarakat yang dinyatakan memenuhi legalitas formal dunia kerja

UKSW bukan lagi
sosial demokratik
humanisme patriotik
sosialisme …..

perihal ini memang menjadi topik yang menarik
pembahasan para alumnus UKSW, beberapa dosen, ortu
bahkan para mantan-mantan aktivis yang maseh getol berjuang di  menyambung hidup di  salatiga
dan menjadi NEVER ENDING STORY
dibahas tapi ra entek-entek…

saya sendiri maseh demen tinggal disana
kapan-kapan bila ada waktu mungkin aku akan singgah ke sana
untuk bicara apa saja ……… tentang apa saja

writing with the biggest love to you
to my lovely UKSW

Aku dan Salatiga

Salatiga bagiku adalah surga
Dia adalah singgasana yang tenang dan dingin
aku sendiri juga bingung, betapa aku harus begitu takut untuk kehilangan dia dan semuanya
semua handai taulan yang pernah terbersit dalam ingatan begitu tak lekang oleh waktu
derai tawa dan pisuhan yang begitu berhamburan dan melekat dalam sampai ke hati
suka dan duka pernah kita jalani bersama, kebersamaan! dan totalitas dalam bersahabat ……

keinginanku adalah ….
kembali kesana dan tak seorangpun dari yang kuinginkan tidak ada bersamaku
aku inginkan semua dari mereka ada disini untuk kita bersama
tapi itu tak mungkin. aku tahu tak mungkin….
kepentingan dan uang, menggeliatnya hidup ini memaksa sebagian dari kami
untuk berpikir dengan cara yang berbeda
mungkin uang telah menjadi raja
kami semua sebenarnya sependapat

hari ini aku ingin menangis untuk sebuah kerinduanku untuk saat-saat yang indah
saat bersama, saat belajar bersama, gila bersama, senang bersama, tertawa bersama, sedih pun bersama. aku merindukannya sobat ……..

bila bertanya kapan kamu menangis?
aku kan  menjawab ketika  kamu  tak lagi seperti dulu
ketika kita semua melupakan kenangan indah kita yang dulu
dan …
ketika semuanya berakhir,  dan  semua  yang aku impikan ternyata tidak ada
begitu sepi dan senyap
…..

sobat aku berjanji aku akan kembali
untuk kita semua ………

Dokter gigi

prolog,
teman aku baru namanya "GEMBROT" aslinya "mia". Entah kenapa aku tak mau memanggilnya "mia", tapi aku lebih suka memanggilnya "GEMBROT". Asal mula karena dia itu cerewet seperti ibu-ibu arisan, dan badannya seperti BANTAL, 100 % keseluruhan bodynya dibuat dari bantal. Kalo dia udah cerita, memaksa aku harus memperhatikan dia, seakan - akan dia itu tidak mengerti tentang kesibukanku.

lama-kelamaan aku bisa  jengkel,  pembicaraan aku  dan  dia selalu  saja  ledek  meledek, aku selalu menghina, dan memojokannya karena aku benci sekali melihat dia. semua yang aku liat darinya membuat aku muntah…….

sore itu,
dia mengajak aku mengantarkan dia ke rumah sakit untuk membersihkan kandungannya. Dalam pikirku, dia barusan menggugurkan kandungannya dengan XXX aku ndak ngerti. tapi aku pikir, dia mengajakku untuk membersihkan kandungan yang dikiranya pasti sudah matex, pikirku juga sudah mati. DOSA bukan urusanku.Kebetulan aku diminta nganter ke RS, aku bilang ke surya husada saja
sekalian aku mau konsultasi sama dokter gigiku, trus dia sepakat, dan berangkat…..

Sampai disana aku ke dokter gigi, si gembrot ke dokter ahli kandungan. Aku sebenarnya cuma mau tanya sama pak dokter kalo gigi keropos dan karatan kayak gini langkah-2 selanjutnya kayak apa…. dan persiapannya kayak gimana, soalnya sobatku bilang itu harus dioperasi dan di jahit, pendarahan terjadi selama seminggu. WAH GAWAT, ne! Eh ternyata dokternya malah bilang "cabut sekarang!" wah entar saya ndak bisa kerja pak! kapan 2 saja ya pak kalo libur agak panjangan!. Ndak usah sekarang saja , paling lama cuma setengah hari saja udah sembuh. Ah masak pak!. langsung aku disuruh tidur-tiduran, aku di bius, gigiku ndak tau diapain, kayak di ongkek-ongkek pake obeng, keluar suara kayak gini "gerus gerus gerus krak!!! gerus gerus gerus kRAK!! trus dia bilang "sudah" 

ih cepat sekali dan ndak sakit lho! cuma keluar darahnya sedikit sekali, gusinya juga ndak ada yang disobek, padahal gigiku yang dicabut tinggal akarnya doang lho, dan ndak keliatan giginya. HAYO gimana cara nyabutnya….. Akupun sampai sekarang maseeeh mikirin cara dokter itu ngejabut gigiku. BENAR_BENAR TIDAK  SENGERI  YANG  DIBAYANGKAN!
terima kasih pak dokter ….. untuk gigiku ..
terima kasih RS SURYA HUSADA untuk pelayanannya yang baik cekali
terima kasih BLUELINE untuk  biaya  berobatnya

dan ku bertemu lagi dengan SI GEMBROT …..
dia ngomel-ngomel karena ternyata bayinya maseh idup
dia pengen bayinya matek saja, tambah dokter ndak mau ngeKILL bayinya! HUH!
aku kena semprot dia! PUFF’! aku disuruh nyarikan dokter aBORSI!
aku bilang FUCK YOU! SHIT! aku WEGAH….
GOLEKA DHEWEK SAJA!
AKu mau pulang ……

akhirnya aku sampai rumah
hi hi …
aku leGAAAA karena gigiku yang selalu menjadi mimpi burukku telah pergi
HA HA HA HA HA