ubud

sengatan hawa dingin dan kabut gelap disana
menggoreskan luka pada ingatanku untuk masa lalu kita

 

 

sehngojennaca
oktober2008
balindonesia

“mama, kami tak melihat merpati kecil itu!”

kami beranjak menuju sepi
masih terantuk pada dahan dan ranting yang sama
kami singgah.
duduk disana …

“mama,
“sore itu kami tak melihat lagi merpati kecil itu!”

“ibu bilang,”
“syukurlah nak, kalian bisa lebih konsen mendengarkan sabda Tuhan.

 

sehngojennaca
oktober2008
balindonesia

telepon genggam

sebuah telepon genggam memanggilku
dan mengirimkan sebuah pesan khusus untukku

“sayang,selamat hari minggu, ya”.
“semoga kamu sehat dan bahagia.
“nanti sore kamu ke gereja khan?”

tertulis sang pengirim
lagilagibukkoe
0856xxxxxxxx

kutuliskan sebuah pesan untuk telepon genggam
kuberharap ia mau mengirimkan pesan untuk lagilagibukoe

“Ibu,
Aku tadi ke gereja sore hari, bersama legawa dan agung.
pastornya lucu,karena keyboard rusak, dipakailah percussion, terasa amat syahdu ibu!”
“aku juga tak tertidur di bangku karena siang hari tadi sudah tidur.
“di depanku ada gadis cantik sekali, bu!”
“aku sulit berkonsentrasi!”

beberapa menit kemudian
telepon genggam berbunyi
dia mengatakan kepadaku
bahwa pesan terakhir sudah terkirim ….

 
karya:
seehngojennaca,20octo2008, pkl:02.38wita
“SAYANGkoe,gadisdidepankutadisungguhsungguhcantik!”
“ijinkanlahakoemencintainya”

Ibu Pertiwi

Kuurungkan niatku untuk terbang
menuju dunia
Aku memilih tinggal disini saja
hingga akhir hayatku

Inilah Ibuku
Inilah semua sungai-sungaiku
Inilah semua hutan-hutanku
Inilah semua gunung-gunungku
Ibu pertiwi
Tanah Airku Indonesia …

Aku akan menangis untuk Indonesia
Aku akan berdiri untuk Indonesia
Aku akan berjaya untuk Indonesia
dan aku akan bernyanyi untuk Indonesiaku
selama-lamanya

 

seehngojennaca

sembilan sangkar burung


sembilan sangkar burung aku beli
diikat tiga tiga
burung sekarang memang manja
setiap hari minta pindah sangkar

jarang aku biarkan dia tanpa sangkar
karena dia suka sekali mematuk bibir
sekali patuk bisa jadi ruwatan massal

belakangan ini dia agak pendiam
suka menyendiri
dan tidak lagi pernah mematuk

 

seehngojennacaitutidaksukacabul!
onmythinkpad20Okt2008 pkl 12.14 wita
BAlindonesia

Chika

 

Jauh sebelum tangan ini ingin menyentuh ragamu 

angan ini sudah lancang menarikmu dari jurang

Dan bila penjagal jurang minta bayar

Aku akan berikan masa lalumu

Oh ya,  aku akan berikan kepadanya semua foto-foto tentangmu

Aku tak lagi peduli

Karena aku hanya mau foto-foto baru tentangmu

 

SeehngojennacaDalamAbsurditas
SatuDiniHariLebihLimaBelas
TujuhBelasOktoberDuaKosongKosongDelapan
CeniganSariSesetanManisBali
 

Laki-laki 3

mencinta kenihilan dan absurditas

 

Seperti halnya  laki-laki

Yang mengantongi rupa tubuhmu

Dalam dalam ke dalam sarung

Hingga amis dan berlumurkan dosa

 

Seperti halnya laki-laki

Yang memperdaya bola mata

Jauh jauh menerobos menelanjangi tubuhmu

Hingga lekuk-lekukmu yang paling sepi

 

Seperti halnya laki-laki

Yang bengis dan rakus mengkoyak-koyak bangsamu

Yang menggila disaat desahan dan rintihan pedihmu kau lepas

Yang tertawa diatas air mata darahmu yang meleleh

 

Seperti halnya laki-laki

Yang terbang meninggalkanmu disaat sayap-sayapmu patah

Yang mendorongmu semakin dalam, dalam jebakan gelap

Yang menganggapmu sekedar tumpahan air mani keblingsatan

 

Aku mungkin juga ……

Binatang pemangsa yang lapar seperti mereka

Taringku akan melumat habis batang tubuhmu dan ranting-rantingmu

Laparku akan merobek-robek perisaimu yang lembut dan lemah

Dahagaku akan menghisap susu segar dari hidupmu

 

Aku mungkin juga …..

Bukan bagian dari mereka.

 

 

 

SetengahSatoeDiniHariTujuhBelasOktober

DuaKosongKosongDelapan

CeniganManisSesetanBali

Seehngojennaca

 

Lebaran di Bali

Mengapa lebaran?

Begitu kejam menghempaskan kegaduhan

Kebisingan dan hiruk pikuk di daratan ini ?

Hingga kita merasa kesepian di sini

Jalan-jalan terasa milik kami berdua

Bahkan nasi jawa dan pewangipun engkau renggut pula dari kami

 

Dimanakan mereka ?

Mereka, engkau pulangkan ke asalnya

 

Dua roda mengantarkan dua raga

Dua pasang mata menatap sepi demi sepi 

Hingga ribuan tanaman padi  terasa lebih hijau dari biasanya

Ribuan genteng dan bata merah di pinggir jalan mengejar dua roda

Hanyalah untuk bertanya….

 

Dua pasang bibir berpacu dalam tawa

Untuk menganti duka seorang sahabat

Katanya, “Hari rayaku harus ku gadai demi nasi campur, sobat!

 

Sekembalinya kami bertugas

Tak terlihat parasnya tampakkan duka

Di atas kereta canda dan tawa begitu kejam merampasnya

 

 

seehngojennaca

CeninganSesetanEnamBelasOktober2008

21:31 – 23.43 wita

 

 

bicara kawan kepada sang langit

 

bicara kepada langit

null

seorang kawan berbicara kepada penjaga langit
sambil memegang kalung dengan bibir komat kamit
sembilan hari sembilan malam, di tengah-tengah malam
berharap akan datang laptop dan motor
 
tiba saatnya motor datang
tapi bukan dari langit
melainkan dari dealer sepeda motor
tapi mengapa laptop tak datang ?
katanya, permintaanmu kepada langit berlebihan !!!
kemarin saja kau baru beli kamera berhandphone dengan harga selangit

dia berjanji kepada penjaga langit
akan rajin sembahyang setelah punya motor
dan mencipratinya dengan air suci agar membawa keselamatan
kawannya sedikit menahan senyum saat mendengar celotehnya

dalam malam …
kawan kembali bicara kepada penjaga langit
aku ingin punya laptop
agar aku bisa belajar banyak tentang dunia maya
kawannya tersenyum dan melayangkan pandang keluar jendela
langit tampak diam dan tak bergerak ….

 

seehngojennaca,october2008

KopiKothok Qta ….

citarasa kebersamaan

sebuah lesehan yang mempertemukan kita pada sebuah keanehan cita dan rasa
pemandangan yang unik dan ganjil
pada sebuah cangkir kecil dan gelas bertongkat

dan sesaat terpikir olehku “tak baik aku sendiri disini”
Baiknya aku harus selalu bersama-sama dengan mereka
karena tak pernah aku melihat ada kesendirian hidup disini
semua terasa hikuk dan pikuk
penuh dengan tawa …. ha ha ha ha

aku tak mau terbunuh sepi disini sendiri
aku mau kalian ada disini bersama-sama
bercerita dan tertawa tentang kita

walau kita adalah kaum sendiri
tapi tidak begitu bila kita selalu bersama-sama

Next Page »