November 6, 2006
Sekolahanku
"sekolah, "ayo adus, mangkat sekolah!
begitulah ibukku meneriaki diriku setiap hari
hanya untuk pergi ke sekolah …… sejujurnya sekolah adalah penderitaan bagiku,
karena untuk sekolah haruslah bangun pagi, dan mandi di pagi hari sebab air di pagi hari itu dingin sekali. AKU TAKUT.
dan tak jarang ibukku mengamuk bak macan gondrong memaksakku berangkat ke sekolah. walau akhirnya aku PASTI (100%) berangkat sekolah, dan aku tidak pernah absent. bisa disimpulkan usaha ibukku berhasil 100% memasukkan aku ke dalam SEKOLAHan.
di SEKOLAH aku bertemu dengan teman-teman banyaaaaaaaaakk sekali, aku jadi punya banyak teman, sampai aku menjadi anak yang nakal …..
kata ASU BAJINGAN! dan semua binatang berkaki empat aku dapatkan dari sekolah …. pelajaran tentang mencuri, berbohong, menipu, dll jugaaaaaaaa …. ha ha aha
pembangkangan terhadap sopan santun dan anarkhis juga kudapatkan seperti kentut sembarangan (di kelas, sampai kelas BUBAR), dan masih banyak lagi
dan hampir semua hal yang buruk-buruk aku dapatkan dari sekolah, termasuk kata-kata SARU seperti thithit lanang dan thithit wedhok (sudah mengalami penghalusan). dan aku juga hobby melihat isi dalam rok teman perempuan, termasuk perempuan besar seperti bu guru muda yang cantik dan sexy. berkali-kali aku kena gampar guru wanita yang aku intip celana dalemnya.
aku mengenal rokok juga dari sekolahan, minuman keras, pil koplo, narkoba semua juga dari sekolahan. dan maseh banyak lagi dosa-dosa termanis yang aku lakukan di sekolahan. hampir tak mungkin tertumpahkan di sini…..
dan CINTA …. (eros) juga aku kenal dari sekolahan, pertama kali burungku berdiri juga di sekolahan. dan pembelaanku atas nama wanita, sisi perjuangan kaum lelaki untuk mendapatkan empati dari wanita coz aku bisa melindunginya dari bahaya. pokoknya HERO sekali bok. GANK ! anak gank ! juga….. kalo gank kampung itu khan kampungan…..
tapi, sisi lain aku pernah babak belur dihajar ….. pernah diTOLAK ! oleh karena cinta dan pernah MENANGIS ! oleh karenanya ……
semua begitu nyata dan hidup ketika aku hidup di sekolahan ….
dan aku dijuga disibukkan oleh banyak PR yang mengambil waktuku untuk menonton film, dan aku tidak pernah mengerjakannya
banyak saudara2ku menghinaku katanya bocah GOBLOK!!!
dan aku harus mengais penderitaan yang luar biasa untuk aku dapet sampai ke sekolah karena sekolahanku begitu jauh, apakabar ? aku tak punya sepeda, sepeda kayuh pun tak ada ….
semuanya kulalui dengan berjalan kaki …..
dan aku harus teraliaenasi oleh karena aku tak punya NGENNNG-nGENG (sepeda motor….. ) …puff PEDIH ……. coy, ada rasa iri tergantung waktu itu
hingga menuju maha PELAJAR pada perguruan tinggi
aku mengenal lebih lagi IDEALISME …. pro dan kontra,
segala sesuatunya menjadi lebih rumit dan tak terpecahkan
tapi inilah tempat-dimana aku sungguh-sungguh merasa HIDUP dan terbebaskan dari segala macam belenggu dan penindasan, segala sesuatunya begitu nyata, fakta dan TERJADILAH menurut apa yang kamu lakukan. Dimana semua orang harus punya SIKAP dan melakukannya dengan KESADARAN. setiap insan PUNYA hak untuk menentukan TUJUANNYA sendiri.
SEKOLAHAN sesungguhnya tak pernah mendidikku, tapi akulah yang menentukan ……..
Filed by seehngojennaca at 6:38 am under Uncategorized
hidup ini hidup kita..tidak ada yang lebih berhak atas hidup kita kecuali diri kita sendiri…
eh,,tapi omomng-omong didalam rok ibu guru muda yang sexy ada apa?soalE aq belum pernah liat nihhh
iiihhh,,,jadi penasaran aku.!!!
ada apa disana?
cangkemmu akh!